Sepak Bola Bengkulu Dipastikan Absen di PON Papua

Pertemuan Gubernur dengan pengurus KONI dan Asprov PSSI Bengkulu, Senin (21/6/2021). Sepak bola dipastikan absen di PON Papua/Foto: mediacenter

BENGKULU, sahabatrakyat.com– Tim Sepak Bola Provinsi Bengkulu dipastikan tidak akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada 2-15 Oktober 20221.
Termasuk Cabang Olahraga (Cabor) Beregu lainnya. Bengkulu hanya akan mengirimkan
Cabor perorangan.

Hal ini guna menjaga keselamatan dari para atlet mengingat kondisi Papua yang belum
kondusif dan penyebaran Covid-19 yang mengalami peningkatan beberapa waktu ini.
Dimana juga telah ditemukannya varian Covid-19 baru yang ditenggarai lebih ganas
dari varian sebelumnya.

“Jadi kebijakan kita sudah bulat, yang dikirim adalah cabor dan atlet yang pasti
mendapatkan medali. Pertimbangannya, pertama, karena situasi keamanan Papua,
kondisinya sangat rawan. Lalu tempat pertandingan dari kota Jayapura itu berjauhan
dan melalui transportasi udara. Selain itu wabah Covid-19 yang trennya masih
meningkat dan ada varian baru yang sangat ganas,” jelas Gubenur Rohidin usai
menerima audiensi Cabor Sepak Bola dan Asprov PSSI, Senin (21/6/2021).

Ditambahkan Gubernur Rohidin, atlet yang akan berlaga di PON diprioritaskan pada
cabor yang mampu mendapatkan medali. Selain itu tim pendukung yang mendampingi atlet
dipastikan sangat terbatas. Hal ini untuk meminimalisir adanya penyebaran Covid-19
kepada atlet.

“Pelatih pun saya bilang seminim mungkin, pendamping dari Dispora seminim mungkin,
pejabat-pejabat kalau tidak penting betul tidak perlu ikut. Cukup atlet dan
pengamanan,” tegas Rohidin.

“Maka saya minta atlet yang pastikan mendapatkan medali, bukan tidak menghargai
kawan – kawan yang lolos PON tetapi dengan kondisi Papua, lalu Covid-19 yang
sekarang ditemukan varian baru. Bengkulu saat ini belum ada maka harus kita jaga,
kalau tidak penting betul tidak usah,” tambahnya.

Plt. Ketua KONI Provinsi Bengkulu Sanuludin menjelaskan akan mengikuti arahan dari
Gubernur Rohidin terkait dengan pengiriman atlet ke PON XX Papua dengan
mempertimbangkan kondisi Covid-19 dan juga situasi Papua saat ini. KONI sendiri akan
segera membahas cabor mana yang akan final berangkat ke PON Papua. (**)