
BENGKULU, sahabatrakyat.com- Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XIII-XIV yang digelar oleh Dewan Pers bersama PWI Provinsi Bengkulu pada tanggal 2-3 Maret 2021 di Hotel Mercure resmi ditutup. Hasilnya, sebanyak 47 orang peserta yang mengikuti UKW dinyatakan kompeten.
Ketua PWI Provinsi Bengkulu Zacky Antoni, SH, MH menjelaskan dari 54 orang peserta, ada 7 di antaranya yang belum kompeten. Ketujuh orang itu berbeda-beda kasusnya.
“Sementara 47 orang dinyatakan kompeten tadi sudah diumumkan oleh tim penguji dengan tidak menyebutkan namanya karena itu secara etika tidak etis disebutkan,” ulas Zacky.
Kepada peserta yang dinyatakan berkompeten, Zacky berpesan supaya jangan berbangga diri tetapi kompetensi itu dijadikan pecut, penyemangat dan motivasi untuk tetap menjaga martabat profesi wartawan.
“Bekerjalah dengan berpegang teguh dengan kode etik dan undang-undang pers, patuhi pedoman pemberitaan ramah anak. Jangan sampai melanggar karena PPRA salah satu mata uji dalam UKW,” katanya.
Bagi yang belum berhasil, Zacky mengingatkan untuk tidak berkecil hati. Sebab masih akan ada kesempatan UKW-UKW berikutnya. Semua ini, kata dia, adalah proses dalam upaya mengupgrade kemampuan dan kompetensi ke-wartawanan.
“Jangan pernah berhenti membaca dan belajar karena sekarang ada terus perubahan-perubahan peraturan. Bisa saja nanti ada penyempurnaan kode etik dan lainnya” tutup Zacky.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Bengkulu, Jaduliwan yang secara resmi menutup UKW Angkatan XIII-XIV mewakili Gubernur Rohidin Mersyah, memaparkan bahwa UKW ini merupakan salah satu program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Kamis (25/2/2021) lalu.

“Uji Kompetensi Wartawan masuk dalam program nomor 17 dalam 100 hari kerja Gubernur,” sampai Jaduliawan. “Untuk nomor ke-17 yaitu UKW dan kebebasan pers ini sudah dilakukan tentunya punya arti dan makna tersendiri bagi saya selaku Kadis Kominfotik yang telah melaksanakan target sebagaimana menjadi program bapak gubernur pada 100 hari kerjanya,” sampainya.
Ia menambahkan, dalam kerangka meningkatkan sumber daya, tidak menutup kemungkinan kegiatan serupa akan kembali difasilitasi oleh Pemprov Bengkulu di masa mendatang.
“Kita akan melihat kondisi dan berkoordinasi dengan PWI Provinsi. Jika semuanya mendukung, seperti sumber dayanya mendukung, kita akan lakukan. Kita usahakan sebanyak mungkin dengan sumber daya yang ada untuk memfasilitasinya,” katanya.
Pewarta: MS FIRMAN










