4 Bulan Ratusan TKK Belum Gajian, Inspektorat Diminta Audit Satpol PP

ilustrasi/foto Bengkulu Ekspress
ilustrasi/foto Bengkulu Ekspress

LEBONG, sahabatrakyat.com- Sudah empat bulan terakhir, Juni-September  2016, sebanyak 143 tenaga kerja kontrak di Kantor Satpol PP Kabupaten Lebong belum menerima honor. Pasalnya, bendahara gaji berinisial DBH tak kunjung masuk kantor dan belum menyelesaikan SPJ sebagai syarat pencairan honor tersebut.

Hal itu diakui Kepala Kantor Satpol PP Junaidi SPd, Kamis (29/9/2016) di Tubei. Ia mengatakan, belum dibayarkannya honor membuat kinerja kantor terganggu. Junaidi yang belum genap sebulan menjabat mengaku sudah menyurati Inspektorat Daerah agar mengaudit penggunaan anggaran Satpol PP. “Saya juga sudah sampaikan langsung surat ke Bupati,” ujar dia.

Junaidi menjelaskan, untuk pengajuan pencairan honor menjadi tugas bendahara. Namun lantaran tak masuk kantor, pengajuan pencairan tak bisa dilakukan. Apalagi SPJ penggunaan anggaran untuk syarat pengajuan juga belum diselesaikan oleh bendahara.

Junaidi mengaku tidak mengetahui persis alasan bendahara yang tidak pernah masuk kantor. Apalagi dirinya juga belum genap satu bulan menjabat sebagai kantor Satpol PP. Namun dari hasil komunikasi yang dilakukan, DBH diketahui berada di Kota Bengkulu. “Dia berjanji akan menyelasaikan SPj pada minggu lalu. Hanya saja hingga saat ini SPj belum juga diselesaikan,” katanya.

Sebagai atasan, Junaidi mengatakan telah menyurati terkait pelanggaran disiplin yang dilakukan DBH, sesuai dengan PP 53 tahun 2010. Jika yang bersangkutan tetap tidak masuk kantor, dalam minggu ini Junaidi berencana melayangkan surat teguran yang kedua. “Saya berharap tentunya DBH agar dapat segera masuk dan menyelesaikan tugas-tugasnya,” tukas Junaidi. (cw3) 

 

Editor: Jees