BNK Rekrut Intel Kenakalan Remaja

Wabup BU bersama peserta sosialisasi NAFZA
Wabup BU bersama peserta sosialisasi program institusi penerima wajib lapor (IPWL) bagi masyarakat/foto firman.srb.doc

BENGKULU UTARA– Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu, Kamis (25/8) menggelar sosialisasi program Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) bagi korban penyalahgunaan narkoba, psikotrapika dan zat adiktif lainnya di Kabupaten Bengkulu Utara. Acara yang dibuka resmi Wabup BU Ari Septia Adinata, SE, itu dipusatkan di Hotel Mutiara Arga Makmur.

Peserta sosialisasi program IPWL terdiri dari berbagai unsur, seperti Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), pekerja sosial masyarakat (PSM), tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK), Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anggota PKK dan para korban penyalahgunaan NAPZA. Sementara unsur Badan Narkotika Kabupaten BU tak nampak hadir.

Ketua Penyelenggara Sarmia, S.Sos saat dijumpai SRB mengatakan, kegiatan ini akan berkelanjutan dengan bantuan untuk wirausaha mandiri bagi korban penyalahgunaan NAPZA. Hanya saja, karena tahun ini jumlahnya hanya 10 orang, maka calon penerima akan diseleksi. “Mohon maaf mas kalo berapa besar bantuannya kami belum bisa jawab ya,” tutur Sarmia saat ditanya besaran bantuan yang akan diberikan.

Wabub Ari Septia Adinata menyampaikan untuk kegiatan selanjutnya agar dapat melibatkan Badan Narkotika kabupaten (BNK) sebagai lembaga  yang menangani masalah NAPZA di BU. Ia mengatakan dalam dekat ini akan merekrut intelijen kenakalan remaja di setiap kecamatan bekerja sama dengan BNK dan Polres BU yang intensifnya akan disiapkan menggunakan dana APBD. (cw4)