Soal Tugu Perjuangan, Ini Kata Duta Pariwisata

Ratih Purnamasari
Ratih Purnamasari

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com- Tak cuma wakil rakyat dan pelaku sejarah yang memberi perhatian terkait pengelolaan dan pemeliharaan terhadap Tugu Perjuangan yang masih kurang bahkan sangat minim. Duta Pariwisata Bengkulu Utara, Ratih Purnamasari, juga angkat bicara.

Menurut perkiraan Ratih, tak diperhatikannya Tugu Perjuangan itu lantaran kurang koordinasi dan komunikasinya antar lembaga pemerintah daerah atau SKPD. “Saya berpendapat itu karena kurangnya komunikasi,” kata Ratih.

Ratih menambahkan, idealnya Tugu Perjuangan dijaga dan diurus dengan baik. Sebab sejatinya yang dijaga dan dirawat itu adalah sejarah Kota Arga Makmur.

“Tugu Perjuangan merupakan simbol dari Kabupaten Bengkulu Utara, jadi ikon perjuangan yang kita memiliki, kita juga harus berperan dari masyarakat bukan dari pemerintah saja,” cetusnya.

Kendati demikian, Ratih mengaku prihatin jika selama ini Tugu Perjuangan itu tak diberi perhatian sehingga bangunannya tampak tak menarik. Selain cat yang sudah memudar, kondisi sekeliling tugu juga tak dirawat.

“Kurang dijaganya baik dari bangunannya ataupun dari warna cat itu sendiri, dari tahun ke tahun semakin pudar saja, saya merasa miris dengan keadaan tugu perjungan yang keadaannya terkesan tak terawat,” kata Ratih.

Selaku putri daerah, kata Ratih, dia cukup terkesan terhadap simbol Tugu Perjuangan yang dapat memancing minat masyarakat luas untuk berkunjung ke Bengkulu Utara. Adanya Tugu Perjuangan, Bengkulu Utara dapat dikenal oleh masyarakat luas.

“Saya menekankan harus ada kerja sama bukan dari kalangan pemerintah saja, namun juga dari setiap lapisan masyarakat untuk menjaga dan merawat apa yang sudah difasilitasi oleh pemerintah. PR pemerintah adalah PR kita semua,” ucap Ratih.

 

Penulis : MS Firman
Editor : Jees