
BENGKULU, sahabatrakyat.com– Tahun ini sebanyak 5 kabupaten di Provinsi Bengkulu mendapatkan dukungan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Pariwisata.
Dari total DAK untuk 5 Kabupaten senilai Rp 7,536 milyar itu, terbesar Kabupaten Bengkulu Utara senilai Rp 2,142 milyar.
Sedangkan untuk Kabupaten Bengkulu Selatan Rp 1,252 milyar, Rejang Lebong Rp 1,661 milyar, Kaur Rp 1,317 milyar, dan Lebong Rp 1,214 milyar.
Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional I Kemenpar RI, Lokot Ahmad Enda, di sela-sela kegiatan Bimtek tentang pengembangan destinasi wisata yang digelar bersama Anggota Komisi X DPR RI, Dewi Coryati, mengatakan, dukungan Kemenpar melalui DAK pariwisata itu bertujuan untuk memaksimalkan potensi dan pengelolaan wisata, khususnya di 5 kabupaten tersebut.
“DAK dikucurkan lantaran kelima kabupaten itu dinilai serius untuk mengembangkan wisata, ini dibuktikan dengan tercukupinya syarat pengajuan. Seperti sertifikat lahan lokasi wisata, yang berarti tidak ada permasalahan lagi,” ujar Lokat baru-baru ini di Bengkulu.
Dikatakan Lokot, lima Kabupaten itu juga telah memiliki Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional (RIPPDA). Artinya benar-benar ada kesungguhannya.
“Tahun anggaran 2017 juga pernah dikucurkan untuk Kabupaten Bengkulu Tengah. Tapi hanya terealisasi Rp 400 juta, lantaran lahannya masih bermasalah dan baru dibebaskan tahun ini,” beber Lokot.
Anggota Komisi X DPR RI Dewi Coryati menambahkan, DAK pariwisata merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah pusat untuk mengembangkan wisata di daerah.
“Dalam pengembangan wisata, Pemerintah Daerah jangan hanya terpaku pada perhatian pemerintah pusat saja, karena tetap bisa dikembangkan dengan mendatangkan investor, stakeholder terkait, masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Jean Freire
Sumber: rri.co.id









