Piutang PBB PP 2011-2015 Capai Rp 1.4 M

Mahmud Siam
Foto : Mahmud Siam, SP, MM, Kepala DPPKAD Kabupaten Lebong

Lebong – Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Lebong mencatat terhitung tahun 2011-2015 masih terdapat piutang Pajak Bumi Bangunan (PBB) Perdesaan Perkotaan (PP) yang belum dibayarkan oleh masyarakat yaitu sebesar Rp 1.407.221.670.

Dijelaskan Kepala DPPKAD Lebong, Mahmud Siam, SP, MM, didampingi Kabid Pendapatan dan Bagi Hasil, Syarifuddin, S.Sos, M.Si mengatakan dokumen hutang tahun 2011-2015 per Desa sudah diserahkan bersama penyerahan SPPT dan DHKP P2. Diharapkan Kepala Desa atau Lurah sebagai ujung tombak penagihan target PBB 2016 dapat sekaligus menagih piutang PBB tahun sebelumnya.

“Untuk mengoptimalkan penerimaan pembayaran PBB Kabupaten Lebong dibutuhkan peran aktif dari seluruh pihak terkait. Untuk itu diharapkan kepada seluruh Kades dan Lurah sebagai ujung tombak penagihan pajak dapat melakukan penagihan target 2016 sekaligus penagihan hutang PBB PP diwilayahnya masing-masing,” kata Mahmud.

Dirincikannya, jumlah piutang PBB PP 2011-2015 perkecamatan yaitu Kecamatan Lebong Selatan Rp. 226.147.113, Kecamatan Lebong Tengah Rp 128.647.741, Kecamatan Lebong Utara 261.687.741, Kecamatan Pelabai 95.407.779, Kecamatan Pinang Belapis Rp 63.571.516, Kecamatan Rimbo Pengadang Rp 128.291.816, Kecamatan Topos Rp 55.255.131 Kecamatan Uram Jaya Rp 37.196.268. “Selanjutnya Kecamatan Amen Rp 167.223.452, Kecamatan Bingin Kuning 153.598.056, Kecamatan Lebong Atas Rp 14.773.282 dan Kecamatan Lebong Sakti Rp 75.422.432,” jelas Mahmud.

Disisi lain, ditambahkannya, target PAD dalam APBD Kabupaten Lebong tahun 2016 sebesar Rp 26.391.246.288 diantaranya merupakan target penerimaan PBB sebesar 4,9 persen dari target tersebut atau sebesar Rp 1,3 Miliar. “Jumlah ini (penerimaan PBB, red) telah mengalami kenaikan sebesar 30 persen dari tahun sebelumnya. Kita tentunya berharap dengan seluruh peran serta masyarakat target yang telah ditetapkan tersebut dapat tercapai,” ucap Mahmud. (CW Tar)