BENGKULU, sahabatrakyat.com– Korban bencana alam, banjir dan tanah longsor, yang melanda delapan wilayah kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu hingga Minggu (28/4/2019) malam pukul 19.00 WIB sudah mencapai lebih dua puluhan orang: 17 meninggal dunia, 2 luka berat, 2 luka ringan, dan lainnya hilang.
Sebaran dari 17 orang meninggal dunia terdapat di Kabupaten Bengkulu Tengah (11 orang), Kota Bengkulu 3 orang, dan Kabupaten Kepahiang 3 orang.
Data itu berdasar update laporan kejadian bencana alam banjir dan longsor yang dirilis Pusat Pengendali Operasi (Pusdalop) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu yang diterima sahabatrakyat.com.
Selain korban jiwa, BPBD juga merekap jumlah pengungsi yang sudah tembus 12 ribu orang dari 13 ribu warga yang terdampak bencana. Korban harta benda lainnya berupa ternak mati (106 ekor sapi, 101 kambing/domba, dan 4 ekor kerbau).
Selain itu ada jumlah kerusakan rumah yang mencapai 184 unit; kerusakan fasilitas pendidikan (7 unit); kerusakan infrastruktur seperti jalan, jembatan, jalan, oprit, gorong-gorong mencapai 40 titik yang tersebar di 10 kabupaten/kota; 9 lokasi sarana prasarana perikanan dan kelautan yang tersebar di 5 Kab/Kota.
“Total kerugian sementara adalah Rp138 milyar. Masih terus dilakukan pendataan,” terang Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu Rusdi Bakar di Posko terpadu.
Terkait penanganan korban banjir, BPBD menyebut sudah dilaksanakan upaya penanggulangan bencana. Seperti pendirian posko kesehatan dan tenda bagi pengungsi. BPDB juga sudah mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi pasca-banjir, seperti gangguan ISPA, dan penyakit kulit yang terjadi karena kekurangan pasokan air minum.
Menurut BPBD, setidaknya ada 10 kebutuhan yang kini ditunggu korban, yakni:
- Tenda Pengungsian
- Perahu Karet
- Selimut
- Makanan siap saji
- Air bersih
- Family Kid
- Peralatan Bayi
- Lampu emergency.
- Jembatan Billey
- Pembangunan/relokasi Jalan Darurat.
Berikut data korban bencana banjir dan longsor yang dihimpun BPBD Provinsi Bengkulu:
KORBAN MENINGGAL DUNIA
- Bengkulu Tengah, Desa Arga Indah: a.n Setiani/yani (35)
- Bengkulu Tengah, Desa pagar jati: a.n Azura (3)
- Bengkulu Tengah, Desa Kertapati ( hanyut sungai ): a.n Sarima (53)
- Bengkulu Tengah, Datar Penokot ( longsor ): an. Pebri (6)
- Bengkulu Tengah, Desa Kroya: a.n buksir ( 56 )
- Bengkulu Tengah, Desa Kertapati mudik, akibat longsor area kebun di dekat Gunung Bungkuk: a.n Demo (30)
- Kota Bengkulu, Sawah Lebar: a.n Andika bin Mus (11) akibat banjir
- Kota Bengkulu, Sawah Lebar: a.n Migel bin Sahlan (11) akibat banjir
- Kab. Kepahiang, suro ilir : a.n Kirno Santoso (35)
- Kab. Kepahiang, Ds. SP. Kota Dingin: a.n Rohim (50)
- Bengkulu Tengah, Desa Kertapati a.n Berlian (26)
- Bengkulu Tengah, Desa Kertapati , istri Berlian (25)
- Bengkulu Tengah, Desa Kertapati, anak Berlian (2)
- Bengkulu Tengah, Desa Talang Boseng (tanpa identitas)
- Kelurahan Bentiring, Kota Bengkulu, 1 anak orang Perum Pinang Mas a.n Abi (9 th)
- Kelurahan Kertapati, Kecamatan Pagarjati, Kabupaten Bengkulu Tengah seorang wanita tanpa identitas (35)
- Kab.Kepahiang, Ds. Pagar Gunung a.n Sofian (45)
KORBAN HILANG
- Kaur, Kec. Maje: Tumini (60)
- Kelurahan Bentiring, Kota Bengkulu, 1 anak orang perum Pinang Mas umur 9 th. (sdh ditemukan)
- Kelurahan Sawah Lebar, Kota Bengkulu, 2 orang a.n
- Kelurahan Tugu Hiu, Kab. Bengkulu Tengah, 1 orang a.n
- Gunung Bungkuk, Kab. Bengkulu Tengah 3 Orang, an
- Desa Kroya, Bengkulu Tengah a.n Rizal (30) dan Hamdan (32)
LUKA PARAH
- Danal (34th) Ds.Pagar Jati, Bengkulu Tengah
- Mises (23 th) Ds. Pagar Jati, Kab. Bengkulu Tengah
LUKA RINGAN
- Ayu (22 th) Ds Pagar Jati, Bengkulu Tengah
- Kasmi (30 th) Ds. Pagar Jati,Bengkulu Tengah
Pewarta: Aka Budiman
Catatan: Artikel ini sudah diperbarui pada Senin (29/4/2019), yakni pada bagian judul demi tak menimbulkan keraguan sajian data. Terima kasih.








