Momentum HKSN, Wujudkan Indonesia Sejahtera Berbudaya Pancasila

Wagub saat foto ersama dengan peserta Acara peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial
Wagub saat foto bersama para penyandang disabilitas dalam acara peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial, Jumat (23/12/2016) /foto ist

BENGKULU– Dinas Kesejahteraan Sosial  Provinsi Bengkulu, gelar acara peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2016, acara yang dipusatkan di Aula Balai Pengembangan Anak dan Remaja  ‘’Harapan” pada Jumat (23/12/2016) berjalan lancar.

Kepala Dinas Kesejateraan Sosial Provinsi Bengkulu, Rusdi Bakar menyampaikan, kegiatan kesetiakawanan sosial  adalah bagian dari nilai, sikap dan prilaku untuk menumbuhkembangkan semangat kebersamaan dan saling percaya dan rela berkorban untuk sesama, demi mewujudkan Indonesia yang sejahtera berbudaya Pancasila.

“Peringatan HKSN ini merupakan sebagai wujud dari rasa nasionalisme pada diri masyarakat yang menumbuhkan kembali rasa kesetiakawanan sosial pada masyarakat,” sampai Rusdi yang juga ketua panitia kegiatan.

Sesuai dengan laporan ketua panitia, kegiatan ini melibatkan 600 orang karyawan Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi, Kabupaten/Kota, serta mitra Pemerintah di bidang sosial  lainnya.

Berbagai kegiatan sosial telah dilaksanakan, seperti bulan Bhakti Kesetiakawanan Sosial yang di ikuti oleh Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi, Kabutaen/Kota, serta juga ada penyuluhan-penyuluhan di bidang sosial.

Puncak kegiatan ini dilaksanakan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dimana Provinsi Bengkulu turut serta dengan mengutus perwakilannya.

Acara tersebut dihadiri juga oleh Kepala Seksi Rehabiltas Luar Ruang, Kementerian Sosial (Kemensos) RI, serta instansi terkait lainnya.

Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Dalam kata sambutannya, Wagub Rohidin menyampaikan, bagi masyarakat yang kebetulan mengalami masalah sosial jangan berkecil hati, jangan pernah berputus asa, dan  merasa terpinggirkan, karena sesungguhnay letak kemuliaan seseorang bukan terletak pada status sosialnya,  tapi lebih dari itu, seseorang yang mulia adalah yang mampu  berperan dalam kehidupan masyarakat dan  lingkungannya.

“Saya harap dengan HKSN ini ada komitmen dan semangat bagi kawan-kawan kita, perlua ada komitmen dan kepedulian kita dan kerja keras, rasa simpati dan empati kita untuk membantu teman-teman kita yang mengalami permasalahan sosial, yang didukung dengan kerja nyata, tindakan yang riil,”  tutur Wagub Rohidin.

Acara tersebut dirangkai juga dengan pemberian bantuan dari pemerintah secara simbolis, kepada penyandang disabilitas serta kepada kelompok usaha bersama, yang diberikan langsung oleh Wagub Rohidin didampingi Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu, Rusdi Bakar.

Rohidin berharap agar bantuan yang diberikan oleh pemerintah bagi kelompok usaha masyarakat, maupun penyandang permasalahan sosial dapat dipergunakan sebaik-baiknya, agar kedepannya nanti dapat terus berlanjut.

‘’Saya mohon agar bantuan yang diterima dapat dipergunakan dan dikelola dengan sebaik-baiknya, jangan kedepannya nanti bermasalah,’’ pintanya. (**)

 

S