Cerpen Viral Jelang Pemilu; Si Joey Amerika & Pesan Si Afrika ke Orang Indonesia

Pengantar:
Aktivitas bermedia sosial sudah menjadi keseharian warga dunia saat ini. Lewat medsos (FB, WA, IG, Twetter, dll), berbagai informasi, cerita, data, gambar, suara, dan video, bisa dengan mudahnya sampai ke para pengguna smartphone. Di antara beragam informasi itu ada yang positif, konstruktif, edukatif. Namun di saat yang sama tak sedikit yang negatif, destruktif, dan tidak mendidik.
Dan kami, sahabatrakyat.com, sebagai pihak yang memang beraktivitas di jagat maya tak bisa menghindar serbuan beragam infomasi tadi. Sikap kami: yang buruk apalagi hoax abaikan! Yang baik, bermanfaat, kita bagikan. Seperti tulisan berikut yang entah siapa pengarangnya, namun sudah menyebar begitu saja. Jika ada di antara pembaca yang menjadi penulisnya atau siapa yang menulisnya, silakan kabari ke kami.
Akhirnya. selamat membaca dan semoga bermanfaat, salam sahabatrakyat


Joey, adalah pria kulit putih dari Amerika yang sedang berkunjung ke Inggris.
Suatu malam Joey masuk ke sebuah restoran di London. Begitu masuk, ia melihat seorang pria Afrika kulit hitam dengan santai duduk sambil membaca koran di sudut restoran.
“Pelayan!” teriaknya.
“Saya traktir semua orang di restoran ini, kecuali orang kulit hitam Afrika di sana!” ucapnya dengan lantang sambil menunjuk pria Afrika itu.
Pelayan mulai melayani untuk semua orang yang ada di restoran, kecuali si pria Afrika.
Pria Afrika tersebut hanya menatap Joey dan berkata, “Terima kasih!”
Ucapnya sambil mengangguk.
“Wah ngeledek nih orang,” pikirnya.
Joey menuju bar: “Bartender! Minuman gratis untuk semua disini, kecuali orang Afrika yang duduk di pojok sana!”
Sekali lagi, bukannya marah, si Afrika hanya tersenyum sambil mengangguk ia berkata, “Terima kasih.”
Joey, si Amerika kulit putih semakin bingung dibuatnya. Ia memanggil si pelayan: “Apa dia itu sudah gila?” Sambil menunjuk pria hitam itu.
“Tidak, ia tidak gila” Pelayan itu tersenyum, “dia adalah pemilik restoran ini.”
Joey terkejut mendengar penjelasan si pelayan dan merasa sangat malu.
Saking malunya, ia langsung pergi keluar dan menyebrang jalan. Tanpa Joey sadari, sebuah mobil yang melaju kencang tiba-tiba menabraknya. Mobil itu tidak berhenti menolong Joey dan langsung kabur.
Para pelanggan restoran berhamburan keluar ingin melihat apa yang terjadi dengan Joey.
Namun tak ada yang peduli dengan Joey. Tidak satu orang pun dari semua yang telah ia traktir makan dan minum, mau membantunya.
Pria Amerika itu terkapar di jalanan dan hanya menjadi tontonan warga.
Dengan sigap pria Afrika kulit hitam kembali ke restoran, menyalakan mobilnya dan membawa si Amerika ke rumah sakit terdekat.
Setelah siuman, Joey bersusah payah, mencoba bangkit dari tempat tidur dan ingin meminta maaf.
Namun belum sempat terucap dari mulutnya, si Afrika langsung berkata, “sudahlah, aku sudah memaafkanmu sejak awal.”
Setelah dirawat beberapa hari, Joey dinyatakan sembuh dan boleh pulang.
Namun Joey kaget melihat di bawah tagihan Rumah Sakit tertulis ‘Lunas’.
“Siapa yang membayar ini semua?”
“Teman yang menemani bapak selama dirawat di rumah sakit ini,” jawab pihak rumah sakit.
Joey bergegas menuju restoran pria kulit hitam. Ia langsung ke sudut restoran mencari pria kulit hitam itu biasa berada, namun, orang yang dicarinya tidak ada disana.
“Dimana pria kulit hitam pemilik restoran ini?”
Belum sempat si pelayan menjawab, muncul seorang pria kulit hitam berpakaian rapi dari belakang menimpali,
“Saya pemilik restoran ini, ada apa ya pak?”
“Bukan anda yang saya maksud, saya mencari pria tua kulit hitam yang beberapa hari lalu duduk di pojokan itu,”
“Itu ayah saya, dia baru saja meninggal 7 hari yg lalu dan sekarang saya adalah pemilik restoran ini,” jawab pria muda itu.
“Oh iya sebelum meninggal dia menitipkan ini… jika ada orang kulit putih yang mencarinya,” ucapnya sambil menyodorkan kertas.
Dipenuhi rasa sedih bercampur penasaran, ia membaca isi kertas itu.
Si pria Afrika kulit hitam tersebut menulis untuknya :
“Tolong sampaikan ke teman-teman anda yang Warga Negara Indonesia , ingat Rabu 17 April 2019 bulan depan, supaya datang ke TPS jangan golput. sekali lagi Jangan golput…
Setelah ada pemenang Pilpres Supayo Rukun, jangan ribut bae, inget pendukung 01 atao pendukung 02 itu dulurmu galo
Dulur Se Bangso dan Se Tanah Air
naaah sudah yee… cak itu bae pesenku…. inget!!! sampeke nian pesen ini…
(😲ternyato uwong Afrika itu juga pacak baso plembang…. 😁)
😄😄😄😄


Sumber: Pesan WhatsApp