7 Fraksi DPRD BU Setuju Bahas RAPBD-P 2018


BENGKULU UTARA– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2018.
Rapat Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Bengkulu Utara, Aliantor Harahap, SE dan dihadiri Wakil Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE. Tampak juga Wakil Ketua DPRD Bengkulu Utara, Anggota DPRD Bengkulu Utara, unsur Forkopimda Bengkulu Utara, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bengkulu Utara, BUMN dan BUMD.

Fraksi Merah Putih dalam pandangan umumnya yang disampaikan oleh Dedy Syafroni memberi kesan positif terhadap kinerja pemerintah daerah.
Namun ada catatan kritis terkait 4 mega proyek yang belum dapat dijawab oleh pihak eksekutif terhadap proyek tersebut.
 
“Dengan tidak terselesaikannya proyek yang dimaksud jelas berimbas pada ketidak-percayanya masyarakat terhadap kinerja pemerintah itu sendiri. Untuk itu Fraksi Merah putih memberikan masukkan kepada pimpinan lembaga untuk membentuk Timsus DPRD Bengkulu Utara, Dewan yang duduk di lembaga ini mempunyai tanggungjawab untuk kepentingan rakyat dan bukan kepentingan golongan maupun pribadi,” ujar Dedy.

Selain Fraksi Merah Putih, enam fraksi lain juga menyampaikan pandangan. Yakni Fraksi Partai Golkar, Fraksi Nasdem, Fraksi Gerindra, Fraksi PAN, Fraksi PKPI, Fraksi Partai Perjuangan Kebangkitan Nurani.
Dalam penutupnya, seluruh fraksi menyatakan setuju untuk dilanjutkan pada pembahasan berikutnya dengan beberapa catatan.

Sementara Wakil Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE mengatakan, pada intinya pihaknya sudah menyerap semua masukan dan pokok-pokok pikiran dari anggota dewan.
“Nanti kita bahas di rapat selanjutnya,” singkatnya. (Adv/MS. Firman).