
REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com– Keinginan Pemkab Rejang Lebong (RL) di tahun 2023 mendatang mampu meraih Swasti Saba Wistara yakni penghargaan tertinggi bidang kesehatan mendapatkan dukungan dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kelurahan (TP-PKK) Kabupaten Rejang Lebong.
Menurut Ketua TP PKK RL Hartini Syamsul pihaknya siap memberikan dukungan penuh dan bekerjasama lintas sektor demi mewujudkan harapan tersebut. Apalagi TP PKK telah memiliki sejumlah program terkait dengan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) maupun program kesehatan lainnya yang menjadi bidang kerja dari Pokja IV termasuk di dalamnya program lingkungan sehat.
“TP PKK tentu sangat mendukung mewujudkan Rejang Lebong Kabupaten Sehat, saat ini kita tengah bersiap menghadapi penilaian program KKS tahun 2023, dimana penilaiannya akan dilaksanakan di tahun 2022 ini, khususnya melalui Pokja IV kami TP PKK siap berkontribusi memberikan dukungan untuk mensukseskan program KKS tersebut,” sampai Hartini.
Sebagai bentuk dukungan nyata yang diberikan, TP PKK secara berjenjang akan terus melakukan ajakan, sosialisasi kepada masyarakat, bagi generasi muda, rumah tangga untuk betul-betul membudayakan hidup sehat dilingkungan kesehariannya. Hidup sehat menurut Hartini bukan hanya dilihat dari kebersihan saja, namun juga pola makan dan asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.
“Kita terus melakukan berbagai upaya dimasyarakat untuk membumikan hidup sehat, bukan hanya di tingkat kabupaten saja, namun kecamatan hingga desa kelurahan, melalui TP PKK sesuai tingkatannya,”ujar Hartini.
Di sisi lain, menurut Hartini untuk mampu mewujudkan Rejang Lebong menjadi Kabupaten Sehat sesuai Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 tahun 2005 dan Nomor:1138/Menkes/PB/VIII/2005, tidak dapat hanya dilakukan oleh satu organisasi atau satu pihak saja, namun memang harus menjadi tanggungjawab bersama termasuk masyarakat hingga keluarga.
“Program KKS harus melibatkan banyak pihak, banyak lintas sektor dan lintas program melalui tatanan dalam KKS, untuk itu mari kita bersama-sama, bekerja bersama, menjadikan program KKS ini program bersama dan untuk kepentingan bersama, agar apa yang kita cita-citakan bersama dapat terwujud,” ajak Hartini.
Berdasar informasi yang diperoleh untuk mendapatkan penghargaan Swasti Saba Wistara yang merupakan penghargaan tertinggi di bidang kesehatan tersebut memang tidaklah mudah. Setidaknya ada 7 tatanan KKS yang menjadi penilaian.
Di antaranya: Kawasan Permukiman, Sarana dan Prasarana Umum, Kawasan Sarana Lalu Lintas Tertib dan Pelayanan Transportasi, Kawasan Industri dan Perkantoran Sehat, Kawasan Pariwisata Sehat, Kawasan Pangan dan Gizi, Kehidupan Masyarakat Sehat yang Mandiri, serta Kehidupan Sosial yang Sehat. (brn)









