
BENGKULU, sahabatrakyat.com- Pengurus Komite Olahraga Nasional (KONI) Provinsi Bengkulu dibawah kepemimpinan Mufran Imron tinggal menunggu pengukuhan secara resmi oleh KONI Pusat.
Ketua KONI Provinsi Bengkulu Mufran Imron, SE, mengatakan, kepengurusan yang baru masa bakti 2017-2021 sudah dituangkan KONI Pusat dalam SK Nomor 72 Tahun 2017 tertanggal 18 Oktober 2017.
Dalam SK yang ditanda-tangani Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman itu sejumlah nama merupakan wajah baru. Selain itu, kompisisi kepengurusan juga lebih ramping dibanding kepengurusan sebelumnya.
Mufran mengungkapkan, SK yang ia terima langsung dari Ketum KONI Pusat tersebut merupakan entry point untuk langkah maju KONI Provinsi Bengkulu dalam pengembangan olahraga di Bengkulu.
Ia mengakui ada perombakan kepengurusan dalam rangka peningkatan kinerja KONI. Mufran memilih pengurus yang memang bisa membantunya dalam memajukan olahraga daerah.
“Untuk meningkatkan kinerja KONI Provinsi Bengkulu, kita perlu personil pengurus yang memang bisa bekerja maksimal serta memiliki komitmen yang tinggi terhadap kemajuan olahraga daerah,” jelas dia.
“Untuk itu kita telah memilih susunan kepengurusan berdasarkan kinerja dan rekam jejak masing-masing pengurus. Periode ini pengurus lama yang dirasa layak akan berbaur dengan pengurus baru yang dianggap mampu berkomitmen meningkatkan olahraga daerah,” tambah Mufran.
Untuk jadwal pengukuhan pengurus, sambung Mufran, akan dilaksanakan setelah ada instruksi KONI Pusat. Pasalnya, direncanakan pengukuhan pengurus KONI Provinsi Bengkulu akan dilakukan langsung oleh Ketum KONI Pusat.
“Sebagai gambarannya kemungkinan besar akhir bulan ini pengukuhan itu akan dilakukan,” beber Mufran.
Setelah pengukuhan, kata Mufran, para pengurus KONI Provinsi Bengkulu diwajibkan mengikuti bimbingan teknis (bimtek) KONI Provinsi Bengkulu.
Bimtek dilaksanakan agar seluruh pengurus KONI Provinsi Bengkulu bisa mengerti dan memahami bagaimana kinerja KONI dalam melakukan peningkatan prestasi olahraga daerah.
“Jika kinerja pengurus tidak maksimal, maka kita akan lakukan evaluasi. Setiap 3 bulan kita akan evaluasi kinerja pengurus, kalau tidak ada progres dan komitmen, kita akan reshuffle,” tegas Mufran.
Penulis: CW1
Editor: JEAN FREIRE






