
BENGKULU, sahabatrakyat.com– Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu menyerahkan bantuan Program Sosial Renovasi Cagar Budaya Bengkulu kepada Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi, Senin (11/12/2017) di Bengkulu. Bantuan BI sendiri akan digunakan untuk renovasi toilet dan parking area Benteng Marlborough.
Kepala BI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Endang Kurnia Saputra, mengatakan, sektor pariwisata akan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru Bengkulu ke depan. Karena itu, semua fasilitas wisata di daerah ini harus baik.
Endang mengungkapkan, perkembangan dan kemajuan sektor wisata tidak saja akan menjadi tulang punggung ekonomi Bengkulu tetapi juga akan ikut menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional.
Ia menjelaskan, sumbangan pariwisata ini tidak kecil. Proyeksi BI selama 2018-2020 saja, kalau pariwisatanya berkembang, bertambah seribu orang pengunjung Bengkulu maka akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi 0,13 persen.
Karena itu Endang juga mengajak bank-bank yang ada di Bengkulu untuk turut mendukung kemajuan Bengkulu.”Yuk rame-rame kita bantu Bengkulu. Yuk kita bantu cagar budaya agar Bengkulu menjadi lebih baik lagi,” ajak Endang.
Endang juga mengapresiasi kemajuan Bengkulu. Dikatakan, pertumbuhan ekonomi Bengkulu adalah terbaik kedua se-Sumatera, yakni 5,01 persen. Angka itu, kata Endang, di atas rata-rata nasional yang hanya 4 persen.
Menurut Endang, salah satu aset wisata penting dan sudah menjadi ikon Bengkulu adalah sejumlah cagar budaya, seperti Benteng Marlborough, Rumah Bung Karno dan Rumah Fatmawati di Kelurahan Anggut, serta Masjid Jamik.
“Bank Indonesia senantiasa menghargai aset nasional. Ini (Benteng Marlborough, red) adalah aset nasional yang perlu kita lestarikan. Sehingga BI ikut membantu renovasi. Paling tidak untuk kebersihan dan areal parkir kita bantu renovasi supaya wisatawan nyaman,” papar Endang.
Selain BI, Endang menyebut komitmen perbankan di Bengkulu sudah cukup besar untuk melestarikan aset nasional yang ada di Bengkulu. “BRI sudah bantu renovasi Rumah Fatmawati. Bank Mandiri nanti akan bantu di Masjid Jamik,” ujar dia.
Kepala Bidang Pembinaan dan Pemanfaatan Balai Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi, Krisdianto Juardi, mengatakan, program bantuan sosial BI bagi pelestarian cagar budaya sudah dilakukan di berbagai daerah.
Krisdiantoro berharap apa yang dilakukan BI dan perbankan bisa mendukung pelestarian cagar budaya sekaligus meningkatkan perekonomian daerah. (cw5)









