Gubernur Minta Pemegang JKN-KIS dan KBS Dilayani Maksimal

Gubernur didampingi Bupati Samsul Efendi menyerahkan Kartu Bengkulu Sejahtera kepada warga Rejang Lebong/Foto: brn-sahabatrakyat.com

REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com- Kegelisahan masyarakat miskin, disabilitas, dan warga kurang beruntung lainnya tidak mendapatkan pelayanan maksimal di bidang kesehatan khususnya para pemegang Jaminan Kesehatan Masyarakat-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) ditegaskan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah tidak harus terjadi. Pasalnya selaku kepada daerah dirinya telah meminta seluruh pemegang KIS harus mendapatkan pelayanan maksimal.

Tak hanya itu, Gubernur Rohidin juga meminta seluruh pusat kesehatan termasuk klinik-klinik pratama dapat memberikan pelayanan 1X24 jam kepada seluruh warga Propinsi Bengkulu termasuk di Rejang Lebong yang memegang KIS.

Pernyataan ini disampaikan oleh Rohidin saat meninjau Puskesmas Curup dalam agenda kunjungannya di Kabupaten Rejang Lebong Rabu, (17/3/2021).

“Dalam kesempatan ini saya memastikan program jaminan kesehatan nasional (JKN) betul-betul difungsikan terutama untuk kelompok masyarakat penerima manfaat dari KIS, saya ingin pastikan betul para dokter, puskesmas, klinik-klinik pratama dalam memberikan pelayanan bisa 1X24 jam. Sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan yang tidak merata,” jelas Rohidin.

Pada kesempatan itu Rohidin juga menyerahkan sejumlah KIS yang dikemas dalam bentuk Kartu Bengkulu Sejahtera kepada sejumlah masyarakat yang ada di Rejang Lebong.

Gubernur Rohidin menyapa lansia yang akan divaksin

Kartu Bengkulu Sejahtera (KBS) tersebut, menurut Rohidin, sama fungsinya dengan KIS. Hanya saja anggarannya bersumber dari APBD Propinsi Bengkulu. KBS ini sendiri adalah program pemerintah Propinsi Bengkulu di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah 4 tahun ke depan.

“Sama fungsinya dengan KIS, KBS ini dibiaya oleh APBD Propinsi dan pemegang KBS ini juga harus dilayani maksimal oleh dokter, Puskesmas maupun klinik-klinik pratama yang ada di seluruh jabupaten-kota di Propinsi Bengkulu,” sampai Rohidin.

Selain itu, berdasar pantauan dalam kunjungannya ke Puskesmas Curup yang terletak di kawasan Lapangan Setia Negara Curup itu, Rohidin didampingi langsung oleh Bupati Rejang Lebong Samsul Efendi serta Kadis Kesehatan Propinsi Herwan Antoni dan Kadis Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong Samsir serta Ketua Komisi I DPRD Rejang Lebong Hidayatulla juga memantau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ke-1 untuk lansia sekitar 20 orang yang dilaksanakan di Puskesmas Curup.

“Kita hanya memastikan kegiatan berjalan baik, tepat sasaran, pelayanan yang diberikan maksimal dan memenuhi standar-standar yang sudah diatur oleh pemerintah, kalau tidak salah tadi ada sekitar 20 orang lansia yang di vaksin disini,” akhir Rohidin.

Berdasar informasi yang didapat, program KBS yang sudah mulai berjalan saat ini, akan diperuntukkan bagi 33.743 warga miskin bukan penerima JKN-KIS, KIP atau pun PKH yang tersebar di seluruh kabupaten-kota di Propinsi Bengkulu. Paling banyak menerima KBS adalah Kota Bengkulu yakni 6.119 KBS. Sedangkan paling sedikit adalah Kabupaten Lebong yakni 1.884, sementara Rejang Lebong sendiri mendapat kuota sebanyak 4.843 warga miskin. (brn)