BENGKULU — Kementerian Sosial (Kemensos) menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Penanganan Keadaan Tertentu di Kepulauan Enggano, Provinsi Bengkulu. Sebagai respons terhadap status tanggap darurat yang diperpanjang oleh pemerintah daerah, Kemensos menyalurkan total bantuan senilai Rp1.608.175.000.
Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos, Masryani Mansyur, menyatakan bahwa tugas kementerian adalah memastikan ketersediaan logistik di Lumbung Sosial Pulau Enggano.
“Sesuai arahan Pak Menteri, kami langsung memberikan Layanan Bantuan untuk keadaan tertentu (sembako) Juli dan Agustus 2025,” kata Masryani, Senin (25/8).
Bantuan tersebut disalurkan dalam dua tahap utama. Tahap pertama, Kemensos menyalurkan isian Lumbung Sosial senilai Rp172.175.000, yang diterima oleh petugas di kantor Kecamatan Kepulauan Enggano pada 21 Juli 2025. Bantuan ini terdiri dari 1.000 paket makanan siap saji, 800 paket makanan anak, dan 1.000 paket lauk pauk siap saji.
Selain itu, Kemensos juga mendistribusikan 1.436 Paket Sembako tahap pertama senilai Rp718.000.000 pada 22 Juli 2025, yang disalurkan ke enam desa. Bantuan serupa juga disalurkan pada tahap kedua, dengan jumlah dan nilai yang sama, pada 22 Agustus 2025.
Kemensos mencatat total bantuan yang disalurkan untuk masyarakat Kepulauan Enggano mencapai Rp1.608.175.000. Bantuan terdiri dari isian Lumbung Sosial dan paket sembako dalam dua tahap distribusi.
Isian Lumbung Sosial senilai Rp172.175.000 telah diterima petugas Lumbung Sosial di kantor Kecamatan Kepulauan Enggano pada 21 Juli 2025, dengan rincian:
- 1.000 paket makanan siap saji
- 800 paket makanan anak
- 1.000 paket lauk pauk siap saji
Rincian Bantuan Sembako
Tahap pertama distribusi sembako dilakukan pada 22 Juli 2025 dengan total 1.436 paket senilai Rp718 juta. Bantuan ini dibagikan ke enam desa di Enggano, yakni:
- Desa Banjarsari: 336 paket
- Desa Meok: 280 paket
- Desa Apoho: 127 paket
- Desa Malakoni: 217 paket
- Desa Kaana: 283 paket
- Desa Kahyapu: 193 paket
Sementara pada 22 Agustus 2025, Kemensos kembali menyalurkan 1.436 paket sembako tahap II senilai Rp718 juta. Rinciannya sebagai berikut:
- Desa Banjarsari: 326 paket
- Desa Meok: 277 paket
- Desa Apoho: 124 paket
- Desa Malakoni: 221 paket
- Desa Kaana: 287 paket
- Desa Kahyapu: 198 paket
Masryani menegaskan, bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat Enggano di tengah keterbatasan akses transportasi. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta memastikan tidak ada yang terdampak kekurangan pangan akibat hambatan distribusi,” tegasnya. (**)






