
BENGKULU, sahabatrakyat.com– Hujan deras yang mengguyur wilayah Bengkulu, khususnya yang terpantau sahabatrakyat.com di Kabupaten Bengkulu Utara dan Lebong, Jumat (26/4/2019) sejak petang, telah memicu bencana alam di sejumlah titik.
Di Lebong, banjir menerjang wilayah Kecamatan Uram Jaya, Amen, Lebong Tengah, dan Lebong Utara. Informasi di lapangan juga menyebut ada tanah longsor di wilayah Kecamatan Lebong Selatan.
Di wilayah Kecamatan Uram Jaya, misalnya, sejumlah desa diterjang banjir menyusul naiknya permukaan air Sungai Ketahun. Banjir melanda Desa Pangkalan, Tangua, dan Lemeu. Selain menggenangi badan jalan, sejumlah rumah penduduk juga digenangi air.
Naiknya permukaan air Sungai Ketahun memang sempat terjadi Rabu (24/4/2019) malam. Namun ketinggiannya belum menyentuh pemukiman warga. Kondisi air sungai yang tak kunjung surut seperti biasanya membuat upaya pencarian korban hanyut yang sudah berjalan hampir sepekan terpaksa dihentikan.

Sementara di Bengkulu Utara, curah hujan yang tinggi membuat aliran sungai menjadi lebih deras. Gerusan air bahkan memicu longsor tanah pada pondasi sejumlah jembatan. Setidaknya sudah ada tiga jembatan yang kini rawan rusak, di antaranya jembatan Tanjung Agung Palik, jembatan Gunung Selan, jembatan dekat Kantor Lurah Lubuk Durian.
Bahkan jembatan penghubung di Desa Tanjung Agung harus ditutup total oleh petugas demi mencegah terjadinya musibah yang lebih parah dan fatal.
Pewarta: MS Firman dan Aka Budiman







