
BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Bengkulu Utara kini dipimpin wajah baru. Hj. Naniek Harmadi yang sudah dua periode memangku jabatan ketua, berdasarkan Musyawarah Kabupaten (Muskab) VI yang digelar Sabtu (21/01/2017) secara resmi digantikan oleh Erwanto. Erwanto yang terpilih secara aklamasi sebelumnya aktif di KSR PMI Ranting Ketahun dan sudah menjadi bagian PMI sejak 1999.
Sebelumnya, Muskab VI PMI Kabupaten Bengkulu Utara dibuka oleh Plt Sekda Dr. Hariyadi MM MSi. Ikut hadir Ketua PMI Provinsi Bengkulu H Syukur Alwi SH dan pengurus PMI Provinsi lainnya, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, kepala Unit Donor Darah, Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Bengkulu Utara dan relawan PMI.
Ketua Penyelenggara Muskab, Edi Susanto, S.Sos, MM melaporkan, selain memilih ketua periode 2016-2021, Muskab juga mengagendakan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Periode 2006 – 2011 dan penyusunan rencana program kerja dan rencana strategis.
Muskab dihadiri 50 orang dari unsur pengurus PMI Provinsi Bengkulu, Pengurus PMI Kabupaten, Pengurus PMI Kecamatan, Korps Sukarelawan (KSR), dan Tenaga Sukarelawan (TSR).
Ketua PMI Kabupaten Bengkulu Utara periode 2011-2016 Hj Naniek Harmadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama kepemimpinannya PMI Bengkulu Utara telah membentuk Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) di 13 kecamatan dan 30 sekolah siaga bencana (SSB) di 30 sekolah.
Plt. Sekda Dr. Hariyadi, MM, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, PMI merupakan organisasi kemanusiaan dan sosial. Karena itu atas nama Pemkab Bengkulu Utara dia menyampaikan kembali pesan Bung Karno dalam pidatonya sebelum kemerdekaan. “Zaman sudah berubah siapa yang tidak mau mengikuti perubahan zaman maka dia tergerus dan tersingkir dalam kehidupan perubahan ini,” ucap Hariyadi.
“Kami yakin PMI Kabupaten Bengkulu Utara, saya katakan di mimbar ini, untuk tahun berikutnya yang penting bekerja nyata, yang penting bekerja untuk kemanusiaan, sampaikan program pokok yang akan dilakukan oleh pengurus terpilih nantinya kepada pemerintah daerah, insyaAllah pemerintah akan memfasilitasi,” ujarnya.
Kepada sahabatrakyat.com, Hariyadi mengatakan agar peserta Muskab VI bisa memaknai dengan baik arti musyarawah. Dengan majunya zaman PMI sebagai organisasi kemanusiaan, akan menghadapi tantangan yang tidak sederhana. “Disamping tantangan kemajuan teknologi dan informasi, diharapkan ke depan tetap professional dalam segala bidang pelayanan kemanusian dan dicintai masyarakat,” tutur Hariyadi. (MS Firman)






