Pulau Tikus Tenggelam 5 Tahun Lagi

Ilustrasi/Pulau Tikus/efekgila.com
Ilustrasi/Pulau Tikus/efekgila.com

BENGKULU, sahabatrakyat.com/antara– Pulau Tikus yang menjadi salah satu pulau terdepan Provinsi Bengkulu bakal tenggelam lima tahun lagi atau sekitar tahun 2022. Hal itu terjadi jika tak ada upaya penyelamatan, misalnya dengan reklamasi.

Soal ancaman itu dikemukakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Ricky Gunawan, Senin (30/1/2017) di Kota Bengkulu. Menurut dia, Pulau Tikus kini terus digerus abrasi hingga hanya tersisa 0,6 hektar.

“Awalnya luas Pulau Tikus dua hektare, pada 2014 menjadi 0,7 hektare, dan pada 2016 tinggal 0,6 hektare. Kalau tidak direklamasi, lima tahun lagi atau selambatnya 10 tahun lagi pulau ini tinggal nama,” kata dia dikutip Antara.

Karena itu, lanjut Ricky, satu-satunya tindakan yang paling tepat untuk menyelamatkan Pulau Tikus adalah dengan mereklamasi. Pasalnya, sebagian besar luas daratan pulau itu sudah hilang akibat permukaan laut semakin tinggi dan daratan pulau yang tenggelam terkena abrasi gelombang laut.

Keberadaan Pulau Tikus, jelas Ricky, sangat penting dipertahankan karena merupakan pelindung bagi kota Bengkulu dari ancaman gelombang laut ganas. “Bukan karena ingin ada pulau untuk gaya-gayaan, atau takut pulau ini tinggal sejarah,” kata dia.

Bengkulu merupakan provinsi yang berada di pantai barat Pulau Sumatera, berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Gelombang laut dari samudera menjadi lebih ganas karena Bengkulu tidak seperti provinsi lain yang mempunyai gugusan pulau terluar.

“Bengkulu punya Pulau Enggano, namun jauh berada di tengah Samudra Hindia sana, jarak tempuh 13 jam perjalanan jika menggunakan kapal perintis,” ujarnya pula. “Pada Pulau Tikus bergantung sebagai pemecah gelombang laut yang melindungi Bengkulu dari bahaya tsunami,” pungkas Ricky. (**)

 

Editor: Jees

Sumber: Antara Bengkulu