Konflik Petani vs PT BTL: Petani Madok dkk Bawa Urusan ke DPD

Rahman Ahmadi alias Madok

LEBONG, sahabatrakyat.com -Konflik petani dengan PT Bangun Tirta Lestari (BTL) di Kabupaten Lebong terkait dampak proyek bendungan PLTA belum kunjung usai meski telah
beberapa kali upaya win-win solution dilakukan.

Makin hari urusannya tak lagi hanya berkutat di tingkat kabupaten–yang tak jelas upaya penyelesaiannya, tetapi mulai menjadi isu nasional.

Sebab jika tak ada aral melintang, perkara lahan yang terdampak oleh proyek bendungan PLTA yang digarap PT BTL ini akan disampaikan langsung kepada Anggota DPD RI.

Informasinya, petani Madok dan kawan-kawan petani Muara Bioa Putiak telah menerima kepastian terkait kesediaan Senator Riri Damayanti untuk menemui mereka.

Pertemuan untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan petani dengan perusahaan itu direncanakan digelar di Kantor Perwakilan DPD RI di Padang Harapan, Kota Bengkulu pada
Selasa (16/06/2020).

“Kelompok Pak Madok dan petani muara Bio Putiek ditunggu Ibu Riri Damayanti tanggal 16 Juni siang,” ujar Nurkholis Sastro yang menjadi pendamping para petani lewat pesan WhatsApp.

Rahman Ahmadi alias Madok kepada sahabatrakyat.com mengakui sudah mendapat undangan tersebut. Dengan senang hati undangan itu akan dia dan kawan petani lainnya penuhi.

“Iya, kemaren kami sudah ditelpon, rencana kami pagi-pagi berangkat ke Bengkulu,” ujarnya.


Pewarta: AKA BUDIMAN